Senin, 05 Januari 2015

Cara Membuat Papertoys " Transformers - Bumblebee "




Berikut ini saya akan membagi sedikit pengalaman saya dalam membuat mainan dari kertas atau biasa disebut dengan PaperToys. awalnya ide ini muncul dari keinginan saya untuk memiliki mainan transformers sungguhan, namun apa daya ternyata mainan itu dibandrol dengan harga yang cukup mahal terutama bagi saya yang hanya seorang mahasiswa. karna hasrat yang begitu besar untuk tetap memilikinya hingga pada akhirnya saya mendapat ide untuk mulai mencari alternatif lain dan ternyata ada sebuah website PaperToys yang memiliki banyak sekali pilihan mainan namun dengan detail yang cukup baik dan yang paling penting lagi web tersebut membagikan karya-karyanya secara gratisss... hahaa

kira-kira demikian kisah singkatnya dan tidak perlu buang waktu lagi mari kita mulai, cekidot:

ini adalah contoh jadinya

Alat dan bahan:
  • Gunting
  • Lem/doubletip
  • Kertas foto (8 lembar)
  • Alat penanda (spidol/pulpen/dll)
  • Kardus
  • Penggaris
  • Cutter
Cara Membuat:
  • langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencetak template mainan tersebut, kalian dapat mencari di web resminya atau dapat download disini. untuk dapatkan hasil yang baik, saya menyarankan untuk mencetak template tersebut dengan menggunakan kertas foto.
hasil yang telah di cetak:


















  • gunting semua bagian satu persatu sesuai dengan gambar dengan menggunakan gunting, jika terdapat bagian-bagian yang sulit kalian dapat memotongnya dengan menggunakan cutter dan pernggaris
  • mulai rekatkan bagian-bagian yang telah dipotong dengan menggunakan doubletip untuk bagian yang kecil, untuk bagian yang besar dapat digunakan lem. rekatkan sesuai dengan perintah di bawah ini:
 
agar lebih kuat, disarankan untuk bagian bawah gunakan kardus pada bagian dalamnya

contoh beberapa bagian yang telah di lem:
  • satukan semua bagian dengan lem (disarankan untuk menggunakan lem korea) sesuai dengan instruksi.

demikianlah cara membuat papertoys " Transformers - Bumblebee " semoga dapat bermanfaatuntuk kalian semua. berikut ini adalah papertoys yang berhasil saya buat.


Thanks to:
www.paper-replika.com

Perbedaan RISC dan CISC

A.  RISC
1.   Pengertian RISC
RISC merupakan singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. RISC adalah bagian dari arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk mengatur instruksi dalam komunikasi diantara arsitektur yang lainnya.

2.   Karakteristik
Arsitektur RISC memiliki beberapa karakteristik diantaranya :

a.    Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operan dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksi pada mesin-mesin CISC. Dengan menggunakan instruksi sederhana atau instruksi satu siklus hanya dibutuhkan satu mikrokode atau tidak sama sekali, instruksi mesin dapat dihardwired. Instruksi seperti itu akan dieksekusi lebih cepat dibanding yang sejenis pada yang lain karena tidak perlu mengakses penyimapanan kontrol mikroprogram saat eksekusi instruksi berlangsung.
b.    Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi load dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya memungkinkan optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses akan tetap ada di penyimpan berkecepatan tinggi. Penekanan pada operasi register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC.
c.    Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi menggunakan pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran dan pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat disintesis pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat menyederhanakan sel instruksi dan unit kontrol.
d.    Penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan disesuaikan dengan panjang word. Fitur ini memiliki beberapa kelebihan karena dengan menggunakan field yang tetap pendekodean opcode dan  pengaksesan operand register dapat dilakukan secara bersama-sama

3.   Ciri-ciri
  • Instruksi berukuran tunggal
  • Ukuran yang umum adalah 4 byte
  • Jumlah pengalamatan data sedikit, biasanya kurang dari 5 buah.
  • Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori.
  • Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika, seperti penambahan ke memori dan penambahan dari memori.
  • Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
  • Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
  • Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi .
  • Jumlah bit bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
  • Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya 16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.

B.   CISC
1.    Pengertian CISC
CISC adalah singkatan dari Complex instruction-set computing atau Complex Instruction-Set Computer. Kumpulan instruksi komputasi kompleks adalah sebuah arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC.

2.    Karakteristik CISC
Sarat informasi memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat.
Dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit) Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan.

3.   Ciri-ciri
a.  Jumlah instruksi banyak
b.  Banyak terdapat perintah bahasa mesin
c.  Instruksi lebih kompleks

4.   KELEBIHAN dan KEKURANGAN
Teknologi RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada perdebatan dalam menggunakan RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang dan arsitektur berada dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori yang jelas maka penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.
a.   Kelebihan
Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuat kompiler untuk menghasilkan rangkaian instruksi mesin bagi semua pernyataan HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakan karena kompiler harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya. Pekerjaan mengoptimalkan kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan RISC dibanding menggunakan CISC.
Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat.
Kecenderungan operasi register ke register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operand yang sering diakses akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi.
Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.
b.   Kekurangan
Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak).
Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memori yang lebih banyak, ini tentunya kurang menghemat sumber daya.
Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.

3.    Kesimpulan
Rancangan RISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature CISC dan Rancangan CISC dapat memperoleh keuntungan dengan mengambil sejumlah feature RISC.
Hasilnya adalah bahwa sejumlah rancangan RISC yang terbaru, yang dikenal sebagai PowerPC, tidak lagi “murni” RISC dan rancangan CISC yang terbaru, yang dikenal sebagai Pentium, memiliki beberapa karakteristik RISC. Sehingga antara RISC dan CISC saling mengisi.

Thanks to:
http://tisthanewbie26.wordpress.com/2012/12/04/perbedaan-risc-cisc/

RISC dan Pipe Lining

 RISC dan Pipe Lining

Reduced Instruction Set Computer (RISC)
pada arsitektur RISC : Set instruksi yang terbatas dan sederhana Register general purpose yang berjumlah banyak, atau penggunaan teknologi kompiler untuk mengoptimalkan pemakaian registernya. Konsep arsitektur RISC banyak menerapkan proses eksekusi pipeline. Meskipun jumlah perintah tunggal yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang diberikan mungkin lebih besar, eksekusi secara pipeline memerlukan waktu yang lebih singkat daripada waktu untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan perintah yang lebih rumit.Mesin RISC memerlukan memori yang lebih besar untuk mengakomodasi program yang lebih besar. IBM 801 adalah prosesor komersial pertama yang menggunakan pendekatan RISC.

KARAKTERISTIK RISC

  • Satu instruksi pers iklus
  • Operasi register to register
  • Mode pengalamatan yang sederhana
  • Format instruksi yang sederhana
  • Desain hardwired (tanpamicrocode)
  • Format instruksi yang fix
  • Proses compile yang cepat

Aspek komputasi yang ditinjau dalam merancang mesin RISC adalah sbb.: Operasi-operasi yang dilakukan: Hal ini menentukan fungsi-fungsi yang akan dilakukan oleh CPU dan interaksinya dengan memori. Operand-operand yang digunakan: Jenis-jenis operand dan frekuensi pemakaiannya akan menentukan organisasi memori untuk menyimpannya dan mode pengalamatan untuk mengaksesnya. Pengurutan eksekusi: Hal ini akan menentukan kontrol dan organisasi pipeline. Eksekusi Instruksi

PIPELINING

Pipelining adalah teknik pemecahan satu pekerjaan/ tugas menjadi beberapa subtugas,dan mengeksekusi sub-tugas tersebut secara bersamaan/ paralel dalam unit-unit multi hardware atau segmen-segmen
Tujuan yg ingin dicapai dlm pipeline adalah untuk meningkatkan throughput. (the number of instructions complete per unit of time - but it is not reduce the execution time of an individual instruction)
Waktu yg digunakan untuk eksekusi setiap tugas sama dengan waktu yg digunakan untuk satu eksekusi nonpipeline.
Tetapi karena eksekusi tugas yg berurutan dilakukan secara bersamaan, maka jumlah tugas yg dapat dieksekusi dlm suatu waktu yg disediakan lebih tinggi
Hardware pipeline menyediakan throughput yang lebih baik dibandingkan dgn hardware non-pipeline.

RISC adalah komputasi kumpulan instruksi yang disederhanakan. RISC merupakan sebuah arsitektur komputer atau arsitektur komputasi modern dengan instruksi-instruksi dan jenis eksekusi yang paling sederhana. Arsitektur ini digunakan pada komputer dengan kinerja tinggi, seperti komputer vektor. Selain digunakan dalam komputer vektor, desainini juga diimplementasikan pada prosesor komputer lain, seperti pada beberapamikroprosesor Intel 960, Itanium (IA64) dari Intel Corporation, Alpha AXP dari DEC, R4x00dari MIPS Corporation, PowerPC dan Arsitektur POWER dari International Business Machine.Selain itu, RISC juga umum dipakai pada Advanced RISC Machine (ARM) dan StrongARM(termasuk di antaranya adalah Intel XScale), SPARC dan UltraSPARC dari Sun Microsystems,serta PA-RISC dari Hewlett-Packard.

Prosessor Vector Pipelining
1. Berkurangnya kontensi memori karena adanya akses memori yang lebih sedikit
2. Berkurangnya pendekodean instruksi
3. Tingkah lakunya bias diramalkan, hal ini khususnya penting bagi:
--Pengindeksan implicit dan akses memori
--Pencabangan implicit
--Terdapat berbagai macam instruksi pada register to register
--Siklus Instruksi memiliki 2 Fase:
  • I  : Instruction Fetch (Pengambilan Instruksi)
  • E : Execute (Melakukan operasi ALU dengan register input dan output)
--Operasi Load danStore memiliki3 Fase:
  • I  : Instruction Fetch
  • E : Execute (Menghitung alamat memori)
  • D : Memory (Operasi register ke memori atau memori ke register)

thanks to: 
 http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/390/jbptunikompp-gdl-sindrianil-19458-10-9-pipeli-g.pdf

Kamis, 11 Desember 2014

File Sharing

FILE SHARING

File sharing adalah aktifitas di mana para pengguna internet dapat berbagi file dengan pengguna internet lainnya dengan cara penyedia file terlebih dahulu mengupload file ke komputer server dan kemudian para pengguna internet yang lainnya dapat mendownload file tersebut dari komputer server.

Untuk Melakukan Sharing ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya:
1. Jaringan sudah tekoneksi dengan baik
2. Protokol sharing file dan printer sudah terinstall
3. Setting Sharing dengan dengan benar.

Membuat FOLDER SHARING Langkah-langkah sebagai berikut:
- Pilih Drive/Folder/printer yang akan disharing, terus Klik kanan lalu

- Pilih sharing and security
- Pilih pada if you understand….. Click here --->Ini Muncul apabila komputer belum pernah di setting untuk sharing.
- Pilih just enable file sharing -- lalu OK
- Pilih dan tandai check atau centang pada share this folder on the network…..untuk share name digunakan untuk memberi nama share yang akan muncul pada network.
- Pilih Apply
- Pilih OK

Folder yang telah disharing muncul dengan icon sbb:

Membuka FOLDER SHARING dari PC Lain
- Klik 2X icon My Network Places
- Setelah pilih View Workgroup and Computers Maka Muncul menu Sbb:
-Pilih Komputer yang akan kita buka misalnya PC-Master
Operasi Folder Sharing:
1. Membuka data dalam Folder sharing
2. Mengcopy data dari Folder Sharing
3. Menghapus data dari Folder Sharing apabila diperlukan.
4. Menyimpan data ke Folder Sharing apabila diperlukan.
5. Menginstal Aplikasi Software dari Folder Sharing.




Thanks to: http://kirtam.blogspot.com/2011/08/pengertian-sharing.html

                  http://www.isomwebs.net/2012/01/pengertian-file-sharing/

RENDER FARM

Sistem Render Farm

Farm merupakan kumpulan banyak komputer yang membentuk sebuah Cluster dalam satu jaringan. Konsepnya seperti ini, coba anda bayangkan ada 5 unit komputer dengan spesifikasi utama menggunakan 6 Core prosesor berkecepatan 3Ghz. Sekarang kita bentuk itu menjadi suatu Farm maka kekuatan Render Farm ini akan menjadi 6 Core prosesor x 5 unit = 30 Core. Setiap Core prosesor tersebut berkecepatan 3Ghz, jadi total kecepatan Render Farm tersebut adalah 3Ghz x 30 Core = 90Ghz. Dengan contoh sebuah Render Farm sederhana diatas, dapat kita bayangkan bagaimana cepatnya sebuah Render Farm sederhana dalam merender gambar resolusi tinggi atau animasi singkat.

Salah satu cara yang digunakan untuk mempercepat penyelesaian proses render adalah dengan menggunakan teknik Parallel komputer dengan menggunakan jaringan clustering. Parallel komputer merupakan teknik menggabungkan beberapa unit komputer sekaligus untuk mengerjakan proses yang telah dibagi-bagi secara bersamaan. Ide untuk menggunakan parallel komputer berawal dari permasalahan waktu proses render animasi 3D jika menggunakan satu komputer bisa memakan waktu yang cukup lama dan menghasilkan hanya sebuah hasil frame gambar dari proses rendering animasi 3D, jika sebuah file animasi render yang diproses menggunakan proses parallel komputer atau dengan konsep jaringan cluster bisa menghasilkan waktu seoptimal mungkinjika sebuah file animasi render yang diproses menggunakan proses parallel komputer atau dengan konsep jaringan cluster bisa menghasilkan waktu seoptimal mungkin dan menghasilkan bagian-bagian frame dari proses rendering. Artinya setiap bagian-bagian dari proses rendering animasi tersebut diproses di komputer client dan waku yang dicatat dari proses tersebut disimpan di komputer master.


 
Skema Render Farm


Di dalam implementasi dari proses rendering yang dilakukan oleh seluruh komputer client dapat dihasilkan masing-masing waktu dari proses hasil frame gambar di komputer master. Perbedaan hasil dari waktu proses rendering menggunakan single komputer dan parallel komputer yang dilakukan menghasilkan masing-masing waktu dari hasil pengambilan frame gambar render. Dari hasil waktu tersebut bisa dibuat selisih waktu yang dihasilkan dari waktu rendering dari kedua metode single komputer dan paralel komputer.
Contoh Cluster Komputer


Penerapan Teknologi RENDER FARM


Pada kesempatan kali ini saya akan membahas teknologi yang baru pada era perfilman saat ini, terutama perfilman animasi studio grafis, dikarenakan era film saat ini banyak memunculkan adegan adegan fiksi maka dibutuhkan bantuan komputer untuk mengolah grafis seperti CGI dalam pembuatan objek objek fiksional ,namun didalam pengolahan grafis tidak semudah ketika anda menonton film, dibalik hebatnya aksi aksi para aktor terdapat beberapa objek hasil dari visualisasi  komputer dimana objek tersebut diselipkan pada beberapa frame adegan, bahkan mata awam pun tidak dapat membedakan mana objek yang nyata dan  objek rekaan hasil dari olahan grafis komputer. 

Teknologi ini adalah RENDER FARM,Render Farm atau Peternakan Render adalah suatu kumpulan komputer (Computer Cluster) yang dibangun untuk mempercepat rendering suatu animasi atau image yang biasanya digunakan untuk keperluan pembuatan film dan visual-visual efek untuk siaran TV.

Sebagai contoh didalam film Madagascar: Escape 2 Africa, jika merender keseluruhan film dengan menggunakan 1 unit komputer dengan spesifikasi terbaru akan memakan waktu sekitar 3.500 tahun, dengan contoh lain untuk berbagai film yang mengadopsi berbagai objek virtual tanpa menggunakan teknologi render farm waktu render yaitu mencapai 40 juta jam untuk Monsters vs Aliens, 140 juta jam untuk Transformers 2, dan 6,6 juta jam untuk Revenge of the Sith. wow, jumlah yang sangat membuat orang terkagum bukan? apalagi dalam beberapa frame resolusi IMAX diperlukan untuk Devastator, tokoh dalam Transformers 2: Revenge of the Fallen, mengambil hingga 72 jam per frame. Bagaimana sebuah film dibuat hanya untuk merendernya diperlukan puluhan juta jam. Dimana hanya menghasilkan setidaknya 30 - 120menit film.

Devastator pada film Madagascar: escape 2 africa
Dengan digunakan teknologi Render Farm hanya butuh beberapa tahun saja termasuk proses pembuatannya. Begitulah  hebatnya teknologi Render Farm. Render Farm  memang hanya bisa dibuat oleh Rumah Produksi Raksasa seperti Pixar, Imax dan lainnya. Sementara untuk studio kecil, biasanya memiliki 'render farms' yang dibuat sendiri, tentunya dengan spesifikasi yang jauh lebih kecil. Biasanya render farm untuk studio kecil terdiri dari sekitar 14 komputer.
 
 
thanks to:  http://radityoviarno.blogspot.com/2013/05/renderfarm.html
                  http:/www.google.com

Minggu, 30 November 2014

lirik lagu Senja Untuk Putri

 SENJA UNTUK PUTRI

Biarlah Sendiri Hentikan Cerita Ini
Semua Yang Tlah Menghilang, Hilangkan Mimpiku
Lelah Berdiri Coba Tuk Bohongi Hati
Kau Akhiri Derita . . . Tuk Pergi

Biarlah Sendiri Hentikan Cerita Ini
Semua Yang tlah Menghilang . . .

Bersamamu Hentikan Waktu Bangunkan Dunia
Mimpiku Mimpimu Kenanglah Slamanya
Habiskan Malam Terus Terjaga Mengharapkan Cinta
Ingatlah . . . Ingatlah . . . Karna Senja Untuk Putri




"Senja Untuk Putri" adalah track ke 5 dari band yang bernama VERST dengan masing-masing anggota bernama Sahrul ( drum ), Duwi ( rhytm ), Wanto ( vokal ), Tony ( melody ), Yusuf ( bass ). Lagu ini menceritakan seseorang yang berusaha menerima kenyataan dan mulai melepas semua kenangan akan masa lalu bersama kekasihnya. seperti senja yang mengakhiri cerahnya hari dan mulai berganti malam. 

penasaran dengan lagunya?? kamu bisa download Disini


Sabtu, 15 November 2014

memori optik

Definisi Optical Memory

  Optical memory atau optical disk merupakan perangkat keras penyimpan data yang terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD dan DVD.
Teknologi optik yang digunakan adalah penggunaan laser untuk menulis dan mengambil data.

Memori (atau lebih tepat disebut memori fisik) merupakan istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer. Setiap program dan data yang sedang diproses oleh prosesor akan disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik bersifat sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain, komputer itu masih hidup). Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum mematikan komputer, semua data yang belum disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya berbasis disk, semacam hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali di lain kesempatan. Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam bentuk Random Access Memory (RAM), yang bersifat dinamis (DRAM). Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara berurutan (sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam RAM ini sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat dibaca (ROM), juga dapat diakses secara random, tetapi ia dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu. Selain itu, hard disk yang juga merupakan salah satu media penyimpanan juga dapat diakses secara acak, tapi ia tidak digolongkan ke dalam Random Access Memory.

Penggunaan memori
Komponen utama dalam sistem komputer adalah Arithmetic and Logic Unit (ALU), Control Circuitry, Storage Space dan piranti Input/Output. Tanpa memori, komputer hanya berfungsi sebagai piranti pemroses sinyal digital saja, contohnya kalkulator atau media player. Kemampuan memori untuk menyimpan data, instruksi dan informasi-lah yang membuat komputer dapat disebut sebagai komputer multi-fungsi (general-purpose). Komputer merupakan piranti digital, maka informasi disajikan dengan sistem bilangan biner (binary). Teks, angka, gambar, suara dan video dikonversikan menjadi sekumpulan bilangan biner (binary digit atau disingkat bit). Sekumpulan bilangan biner dikenal dengan istilah BYTE, dimana : 1 bita = 8 bit
1 bit = 1 karakter
1 kilobita = 1024 bita
bps = bir per second 1 kbps = 1000 bps 1 mbps = 1.000.000 bps
Semakin besar ukuran memorinya maka semakin banyak pula informasi yang dapat disimpan di dalam komputer (media penyimpanan).
Jenis-jenis memori
Beberapa jenis memori yang banyak digunakan adalah sebagai berikut:
Pembagian memori
Dalam pembicaraan mengenai arsitektur komputer seperti arsitektur von Neumann, misalnya, kapasitas dan kecepatan memori dibedakan dengan menggunakan hierarki memori. Hierarki ini disusun dari jenis memori yang paling cepat hingga yang paling lambat; disusun dari yang paling kecil kapasitasnya hingga paling besar kapasitasnya; dan diurutkan dari harga tiap bit memori-nya mulai dari yang paling tinggi (mahal) hingga yang paling rendah (murah).

Thanks to :  http://damrayania2.wordpress.com/2013/10/29/memori-optik/
                    http://id.wikipedia.org/wiki/Memori_%28komputer%29